di dermaga itu kita berlabuh, untuk sementara menambatkan biduk yang terus-menerus kita kayuh
gubug penceng belum terlalu merendah dan kita masih punya waktu untuk merengkuh dua tiga pulau lagi kita perlu jeda, menghela napas, seraya memandangi pulau dan karang yang telah kita lampaui