t e n t a n g
Saturday, November 5, 2011 | 0 comment(s)
ketika malam menjadi pagi

senampaknya,
aku lebih menginginkan pagi
daripada malam kelam.
sunyi.
tidak bersandar apapun.
letih dan terlelap.
berbeda kala pagi bersiul
dan muncul refraksi cahaya hangat
di sela kisi jendela.
tenang,
dalam dekapan.

kamu tahu itu,
hanyalah mimpi.


the peculiar guy at
2:01 AM