|
Wednesday, October 17, 2012
| 0 comment(s)
apapun itu yang ada di hati
hanyalah omong kosong bila sesuatu dilontarkan tanpa aksi dan tidak pegang kendali sesungguhnya, saya benci menunggu waktu karena detik terus berjalan. waktu yang tidak bisa berputar kembali. sia-sia dalam tawa hampa yang semata. sia-sia di penantian yang lama. menunggu jawaban yang rasanya dimakan karma. meleleh, pelan-pelan. dihukum karma. memang pada akhirnya tercipta ketidakselarasan dimana harus dimakan usia dan tetap bersabar harus bersabar memang dan toleran agar mengerti yang tidak dimengerti menguji diri menjadi satu bilamana ada dua, bunuh saja satunya biarkan menjadi satu biarkan membara membawa ke angan sana mencari kembaran hati. itulah yang dicari. tiada jua dapat kukata, inilah curahan yang mengacak. tidak bisa dilacak. dia berdecak. 8:20 PM |